Bagaimana Sih, Cara Membaca Hasil Tes Gula Darah?

penyakit

Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan penyakit diabetes atau kencing manis. Kadar gula di dalam darah diukur dengan melakukan tes gula darah yang mengukur banyaknya glukosa di dalam darah. Selain untuk dapat mendeteksi penyakit diabetes, kadar gula darah dapat digunakan untuk evaluasi terapi penyakit diabetes, mencegah terjadinya diabetes, dan bermanfaat bagi yang sedang menjalani diet.

BAGAIMANA PROSEDUR DAN CARA MEMBACA HASIL TES GULA DARAH?

Umumnya, puasa selama 8 jam dilakukan untuk mendapatkan hasil tes gula darah yang lebih representatif. Namun, pada kondisi gawat darurat puasa selama 8 jam dapat diabaikan pada saat menjalani tes gula darah.

Glukometer merupakan alat sederhana yang dapat dipelajari sendiri di rumah dan digunakan di layanan kesehatan untuk mengkur kadar gula darah. Umumnya, glukometer menggunakan strip tes satu kali pakai untuk satu sampel darah. Darah untuk tes gula darah umumnya diambil dari pembuluh darah kecil di ujung jari atau pembuluh darah di lengan.

Berikut dijabarkan urutan prosedur tes gula darah dan cara pembacaan hasil tes gula darah dalam berbagai kondisi:

  1. Cuci sabun atau bersihkan dengan alkohol kedua tangan dan jari yang akan diambil darahnya.
  2. Masukkan strip tes ke dalam glukometer dan siapkan jarum penusuk.
  3. Tusuk ujung jari dengan jarum.
  4. Tekan ujung jari yang ditusuk hingga mengeluarkan setetes darah.
  5. Masukkan setetes darah tersebut ke dalam strip tes.
  6. Tunggu selama beberapa detik dan baca hasil kadar glukosa darah.
  7. Interperetasi kadar glukosa darah:
    1. Sebelum sarapan kadar gula darah < 70 – 99 mg/dL pada orang yang normal dan 80 – 130 mg/dL pada penderita diabetes.
    1. Sebelum makan siang, makan malam, dan memakan camilan kadar gula darah < 70 – 99 mg/dL pada orang normal dan 80-130 mg/dL pada penderita diabetes.
    1. Dua jam setelah makan kadar gula darah < 140 mg/dL pada orang normal dan > 180 mg/dL pada penderita diabetes.
    1. Kadar gula darah 100 – 125 mg/dL disebut sebagai kadar gula darah tinggi dan masuk ke dalam kategori prediabetes yang besar kemungkinan akan mengalami diabetes tipe 2.
    1. Kadar gula darah Anda > 126 mg/dL disebut sebagai menderita diabetes.
  8. Hasil tes gula darah dapat dipengaruhi beberapa faktor seperti obat-obatan, bentuk tubuh, tempat pengambilan darah, puasa, olahraga, dan jam terakhir makan.
  9. Perlu diingat, meskipun prosedur yang mudah risiko seperti perdarahan, pingsan, pusing, hematoma, dan infeksi kulit dapat terjadi.
  10. Catat dan diskusikan hasil kadar gula darah Anda dan lakukan konsultasi dengan dokter terkait bagaimana mengatasi kadar gula darah yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *