Mengenal Hiperhidrosis, Kondisi Yang Membuat Anda Banyak Berkeringat

penyakit

Hiperhidrosis, juga dikenal dengan sebutan polyhidrosis, merupakan sebuah kondisi kesehatan yang ditandai dengan keringat berlebih. Kondisi berkeringat ini dapat memengaruhi satu daerah khusus atau seluruh tubuh. Meskipun bukan sebuah kondisi yang mengancam nyawa, hiperhidrosis dapat memberikan rasa tidak nyaman dan malu yang nantinya berpotensi menjadi sebuah trauma psikologis. Daerah yang sering terkena hiperhidrosis adalah kaki, tangan, wajah, dan ketiak. Hiperhidrosis biasanya akan bermula saat seseorang menginjak masa remaja. Artikel ini akan membahas hal-hal yang berhubungan dengan hiperhidrosis, termasuk gejala dan penyebabnya.

Keringat berlebih yang diasosiasikan dengan hiperhidrosis biasanya paling aktif di kaki, tangan, selangkangan, dan ketiak karena konsentrasi kelenjar keringat yang tinggi di daerah tersebut. Ada dua jenis hiperhidrosis, yaitu hiperhidrosis fokus (ketika keringat berlebih pada satu daerah khusus, misalnya hiperhidrosis palmoplantar atau keringat berlebih pada telapak tangan atau kaki) dan hiperhidrosis umum yang memengaruhi seluruh tubuh. Kondisi ini dapat muncul saat lahir atau berkembang saat seseorang bertambah usia. Namun, kebanyakan kasus keringat berlebih biasanya bermula saat seseorang menginjak masa remaja. Kondisi ini dapat disebabkan karena gangguan kesehatan tertentu atau tanpa sebab apapun.

  • Hiperhidrosis idiopatik primer. Idiopatik berarti “penyebab tidak diketahui”. Dalam kebanyakan kasus, hiperhidrosis memengaruhi daerah tertentu.
  • Hiperhidrosis sekunder. Seseorang dapat berkeringat terlalu banyak karena kondisi kesehatan tertentu, seperti obesitas, encok, menopause, tumor, keracunan merkuri, diabetes melitus, atau hipertiroidisme.

Bagi beberapa orang, gejala-gejala hiperhidrosis cukup parah sehingga membuat mereka merasa malu, minder, menyebabkan ketidaknyamanan dan kecemasan. Pilihan karir, aktivitas di waktu luang, hubungan personal, citra diri, dan kesehatan emosional seseorang dapat terganggu. Untungnya, ada beberapa pilihan untuk merawat gejala hiperhidrosis dengan efektif. Tantangan terbesar dalam merawat hiperhidrosis adalah banyak orang tidak mencari bantuan medis, karena rasa malu atau mereka tidak tahu ada perawatan efektif untuk merawat kondisi tersebut.

Gejala hiperhidrosis

Hiperhidrosis didefinisikan sebagai keringat berlebih yang mengganggu aktivitas normal. Kondisi ini akan muncul setidaknya satu kali seminggu tanpa ada alasan apapun dan dapat memengaruhi kehidupan seseorang atau aktivitas sehari-hari. Beberapa gejala dan tanda hiperhidrosis adalah telapak tangan dan kaki yang basah, sering berkeringat, dan tanda-tanda keringat yang membasahi baju. Orang-orang dengan hiperhidrosis juga data memiliki gangguan kulit yang sakit dan iritasi, seperti infeksi bkateri atau jamur; tidak ingin melakukan kontak fisik; depresi; khawatir akan bau badan; dan menghabiskan banyak waktu dalam mengatasi keringat, misalnya sering ganti baju dan menyeka keringat. Para ahli masih belum tahu mengapa keringat berlebih saat tidur jarang ditemua pada orang-orang dengan hiperhidrosis primer yang tidak disebabkan oleh kondisi medis tertentu.

Penyebab hiperhidrosis

Banyak orang mengira bahwa hiperhidrosis primer berhubungan dengan kondisi mental dan emosional seseorang, bahwa kondisi ini merupakan kondisi psikologis dan hanya memengaruhi orang-orang yang stres, cemas, dan gugup. Nyatanya, malah sebaliknya. Perasaan emosional dan mental yang dialami oleh mereka yang menderita hiperhidrosis disebabkan karena keringat berlebih. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa gen tertentu memainkan peran penting terhadap kondisi hiperhidrosis. Dalam kasus hiperhidrosis sekunder, penyebab utamanya adalah cidera sumsum tulang belakang, konsumsi alkohol berlebih, diabetes, encok, penyakit jantung, obesitas, penyakit Parkinson, kehamilan, kanker (penyakit Hodgkin), dan penggunaan obat-obatan seperti antidepresan, anticholinesterases (untuk penyakit Alzheimer), pilocarpine (untuk penyakit glaukoma), dan propranolol (untuk tekanan darah tinggi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *