Mengenal Iridektomi, Cara Atasi Glaukoma Melalui Operasi Bedah

Operasi

Glaukoma sudut tertutup adalah kondisi di bagian mata yang mengalami peningkatan tekanan intra okuler (TIO) yang menyebabkan kerusakan pada saraf optik. Mata akan berisiko tinggi mengalami kelainan penglihatan hingga kebutaan jika tidak ditangani dengan segera. Untuk mengatasi serangan glaukoma sudut tertutup akut, umumnya dokter akan mengambil tindakan iridektomi perifer untuk mencegah komplikasi parah dari kasus ini. Tujuan dari tindakan tersebut adalah untuk menurunkan tekanan intra okuler (TIO) dalam jangka panjang, sehingga mencegah terjadinya serangan glaukoma sudut tertutup akut terjadi lagi di kemudian hari.

Apakah itu iridektomi perifer?

Iridektomi perifer merupakan suatu tindakan medis menghilangkan sebagian iris pada akar tempat pupil berada.  Iris adalah selaput berwarna dan berbentuk lingkaran yang terletak di belakang korena mata. Iridektomi sendiri dikategorikan ke dalam 4 jenis, yaitu :

  1. Iridektomi perifer, yaitu menghilangkan sebagian iris pada akar.
  2. Iridektomi basal, yaitu menghilangkan akar itu sendiri.
  3. Iridektomi sektor, yaitu menghilangkan iris dalam bentuk irisan pai kecil.
  4. Iridektomi optik, yaitu memperbesar bagian pupil.

Iridektomi perifer dianggap sebagai metode operasi yang cukup sederhana, aman, dan terbukti ampuh untuk mengatasi glaukoma sudut tertutup akut. Umumnya, bagian iris pada kasus glaukoma akan menonjol ke depan, sehingga menyebabkan aliran cairan aquous humour terhambat. Akibatnya, tekanan intra okuler (TIO)  pada mata akan meningkat. Penderita kasus ini akan mengalami gejala seperti nyeri di bagian mata, pandangan tidak jelas, halo, sakit kepala, mual, dan muntah. Oleh sebab itu, tindakan iridektomi perifer penting untuk dilakukan segera jika tidak ingin menimbulkan komplikasi yang lebih parah.

Bagaimana prosedur melakukan iridektomi perifer?

Salah satu penatalaksanaan glaukoma sudut tertutup akut adalah iridektomi perifer pada kedua mata sebagai terapi definitif untuk mencegah terjadinya serangan akut yang berulang. Sebelum dilakukan iridektomi ini, maka TIO harus diturunkan terlebih dahulu. Biasanya, dokter akan meresepkan obat-obatan yang harus dikonsumsi untuk menurunkan TIO, agar tindakan iridektomi perifer dapat dilakukan. Namun, bisa saja obat-obatan tersebut tidak mempan untuk menurunkan TIO, sehingga bagian epitel kornea mata mengalami edema. Akibatnya, tindakan medis iridektomi perifer sulit dilakukan. Jika pasien berada dalam kondisi ini, maka cara lain untuk menurunkan TIO adalah dengan melakukan iridoplasti sebelum melakukan iridektomi perifer.

Seberapa penting tindakan medis iridektomi perifer harus dilakukan?

Melalui tindakan ini, serangan akut yang berulang pada kasus glaukoma sudut tertutup akut dapat dicegah. Prinsip tindakan iridektomi perifer sebenarnya mirip dengan iridotomi, yaitu menghilangkan sebagian jaringan atau membuat lubang pada bagian iris, sehingga cairan aquous humour dapat mengalir melalui lubang tersebut dari bilik mata belakang ke bilik mata depan. Apabila lubang tidak dibuat, maka cairan tersebut hanya mengalir melalui pupil saja dan cairan akan meningkat di bagian bilik mata belakang. Akibatnya, bagian iris akan terdorong ke depan, sehingga sudut lapang pandang semakin menyempit.

Apakah ada efek samping pasca operasi iridektomi perifer?

Dalam beberapa kasus, tindakan iridektomi dapat menimbulkan perdarahan dan bekas luka pada bagian sayatan pasca operasi. Selain itu, adanya kemungkinan kegagalan penurunan tekanan intra okuler (TIO) akibat penutupan lubang pada bagian iris, infeksi, dan memicu perkembangan katarak. Tentunya, dokter akan meresepkan obat-obatan untuk membantu pemulihan kondisi dan mempercepat proses penyembuhan. Jadi, selalu rutin periksakan ke dokter pasca operasi iridektomi untuk memantau perkembangan dan mencegah efek buruk yang tidak diinginkan terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *