Waspada Terserang Amoeba Pemakan Otak saat Berenang

penyakit

Amoeba pemakan otak biasanya dapat menyebabkan penyakit infeksi yang dikenal dengan primary amoebic meningoencephalitis atau meningoensefalitis amoeba primer, yaitu kondisi di mana amoeba menginfeksi otak dan selaput otak.

Amoeba pemakan otak alias Naegleria fowleri menginfeksi seseorang ketika air yang terkontaminasi masuk ke dalam tubuh melalui hidung. Makhluk ini juga bergerak ke otak sehingga menyebabkan penyakit yang juga masuk ke dalam salah satu bentuk meningitis (radang selaput pelindung sistem saraf pusat) langka tersebut.

Istilah “amoeba pemakan otak” membuat amoeba ini terdengar seperti zombie kecil yang mengintai tengkorak manusia. Tapi otak adalah makanan yang tidak disengaja bagi mereka, amoeba ini biasanya memakan bakteri. Tetapi ketika amoeba masuk dari hidung manusia, ia menjadikan otak sebagai sumber makanan.

Hidung adalah jalur utama masuknya amoeba, jadi infeksi paling sering terjadi dari kegiatan yang berhubungan dengan air, seperti menyelam, ski air, atau melakukan olahraga air lain yang memungkinkan air masuk ke dalam hidung. 

  • Bagaimana Amoeba Masuk ke Otak?

Studi menunjukkan bahwa amoeba tertarik pada bahan kimia yang digunakan sel saraf untuk berkomunikasi satu sama lain. Begitu sampai di hidung, amoeba berjalan melalui saraf penciuman (saraf yang terhubung dengan indera penciuman ) ke dalam lobus frontal otak.

  • Seberapa Sering Orang Terinfeksi Amoeba Pemakan Otak?

Penyakit amoeba pemakan otak ini dikenal sebagai meningoencephalitis amuba primer (PAM).   Hal itu terjadi dari nol hingga delapan kali setahun, hampir selalu dari Juli hingga September.

Infeksi akibat serangan amoeba pemakan otak dianggap sebagai infeksi yang langka. Namun,  beberapa kasus mungkin tidak dilaporkan. Sebuah studi di Virginia yang mengamati lebih dari 16.000 catatan otopsi dari pasien yang meninggal karena meningitis menemukan lima kasus PAM yang sebelumnya tidak dilaporkan.

Studi menunjukkan bahwa banyak orang mungkin memiliki antibodi terhadap amoeba. Ini  menunjukkan bahwa mereka terinfeksi amoeba tetapi sistem kekebalan mereka melawannya.

  • Kapan Gejala Akan Muncul?

Diperlukan waktu dua hingga 15 hari untuk gejala muncul setelah amoeba pemakan otak masuk ke hidung.  Kematian biasanya terjadi tiga sampai tujuh hari setelah gejala muncul.  Rata-rata waktu kematian adalah 3-5 hari sejak timbulnya gejala. Hanya sedikit pasien di seluruh dunia yang dilaporkan selamat dari infeksi amoeba pemakan otak ini.

  • Apa Gejala Pertama yang Mungkin Dimiliki Seseorang?

Gejala PAM tidak spesifik untuk penyakit ini. Pada awalnya, PAM mungkin tampak seperti meningitis virus . Gejalanya meliputi:

  • sakit kepala
  • demam
  • leher kaku
  • kehilangan selera makan
  • muntah
  • keadaan mental yang berubah
  • kejang
  • koma

Mungkin juga ada halusinasi , kelopak mata terkulai, penglihatan kabur, dan hilangnya indera perasa.

  • Lakukan Ini Untuk Menghindari Amoeba Pemakan Otak?

Hindari berenang di bawah air, menyelam, ski air, dan melompat di perairan yang hangat dan tenang selama akhir musim panas. Dan jika memang Anda tetap ingin melakukannya, jangan lupa untuk mengenakan penjepit hidung saat berenang, berperahu, atau bermain di dalam atau di air hangat.  Sebaiknya hindari mengaduk lumpur saat mengikuti kegiatan semacam itu.

Jika Anda membersihkan lubang hidung, pastikan Anda menggunakan air yang telah direbus selama satu menit atau tiga menit pada suhu yang tinggi dan kemudian dinginkan.  Anda juga dapat menyaring air menggunakan filter dengan pori-pori tidak lebih dari 1 mikron (1 mikrometer).

***

Untuk Anda yang ingin bermain air di musim panas, jangan lupa untuk mengenakan penutup hidung atau penjepit hidung agar air yang terdapat amoeba pemakan otak tidak turut masuk ke dalam hidung saat Anda melakukan kegiatan di dalam air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *