Waspadai Gejala Hipertensi Maligna dan Cara Menanganinya

penyakit
Hipertensi maligna bisa menyebabkan berbagai masalah yang serius

Pernahkah Anda mendengar istilah hipertensi maligna? Hipertensi maligna merupakan kondisi saat tekanan darah mengalami peningkatan secara drastis dan menyebabkan kerusakan organ. Secara khusus, organ yang terdampak dari kondisi ini adalah sistem kardiovaskular, ginjal, dan sistem saraf pusat.

Menurut penelitian, 1 dari 3 orang dewasa di Amerika Serikat mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi. Dalam beberapa kasus, tekanan darah tinggi bisa melonjak ke angka yang sangat tinggi dan menyebabkan kondisi hipertensi maligna.

Tanda-tanda seseorang mengalami hipertensi maligna

Hipertensi maligna merupakan kondisi darurat medis. Apabila tidak segera ditangani, gejalanya bisa mengancam jiwa Anda. Karena itu, Anda perlu mengenali tanda-tandanya supaya dapat memberikan penanganan pertama.

Pada dasarnya, hipertensi atau tekanan darah tinggi tidak menimbulkan gejala yang signifikan. Akan tetapi, berbeda dengan hipertensi biasa, Anda akan merasakan gejala tertentu ketika mengalami hipertensi maligna. Gejala-gejala tersebut antara lain: 

  • Nyeri dada, mual, dan muntah
  • Kebingungan
  • Mati rasa atau kelemahan pada kaki, lengan, atau wajah
  • Perubahan kemampuan penglihatan, penglihatan kabur
  • Berkurangnya jumlah urin
  • Sesak napas dan sakit kepala

Dalam beberapa kasus, hipertensi maligna juga memicu kondisi hipertensi lainnya yang disebut hipertensi ensefalopati. Kondisi ini mempengaruhi otak dan menimbulkan gejala tertentu seperti kejang-kejang, lesu, dan kelelahan mental.

Seseorang yang mengalami hipertensi maligna tidak serta merta akan langsung merasakan seluruh gejala di atas. Kemunculan gejala berbeda-beda pada setiap penderita, tergantung pada faktor-faktor pemicunya.

Sebagai contoh, Anda baru akan mengalami gejala pada kemampuan penglihatan apabila hipertensi maligna yang diderita telah mengenai sistem saraf mata. 

Penyebab seseorang mengalami hipertensi maligna

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang menderita gejala dari kondisi hipertensi maligna. Akan tetapi, pada sebagian besar orang, faktor utamanya adalah tingkat tekanan darah yang tinggi.

Apabila Anda mengonsumsi obat tekanan darah tinggi secara teratur, kelupaan minum obat bisa menyebabkan hal ini. Selain itu, ada beberapa kondisi medis yang meningkatkan resiko terkena hipertensi maligna, seperti: 

  • Gagal ginjal atau penyakit ginjal lainnya
  • Tumor pada kelenjar adrenal
  • Faktor kehamilan
  • Penyakit autoimun
  • Cedera tulang belakang
  • Penyempitan pembuluh darah pada jantung
  • Penyempitan pembuluh darah di ginjal

Konsumsi obat-obatan terlarang juga bisa menyebabkan kondisi ini, khususnya bila Anda adalah pengguna kokain. 

Dari segi faktor resiko, hipertensi maligna lebih sering terjadi pada pria, khususnya pria yang memiliki status ekonomi rendah. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan akses untuk mendapatkan fasilitas medis yang memadai.

Meski begitu, kondisi ini merupakan kondisi langka yang sangat jarang terjadi.

Upaya menangani hipertensi maligna

Hipertensi maligna merupakan keadaan darurat medis, sehingga penanganan pertama harus dilakukan di rumah sakit. Jika orang terdekat Anda mengalami kondisi ini, segera bawa mereka ke unit gawat darurat terdekat.

Ketika melakukan pengobatan, dokter akan mempertimbangkan riwayat medis pasien. Tujuan utama dari upaya penanganan adalah untuk menurunkan kadar tekanan darah secara cepat namun tetap berhati-hati.

Anda akan menerima asupan obat-obatan yang dimasukkan melalui infus. Langkah ini adalah langka paling efektif untuk mengatasi hipertensi maligna.

Setelah tekanan darah kembali normal dan kondisi Anda sudah membaik, Anda akan diperbolehkan untuk pulang. Akan tetapi, dokter mungkin akan meresepkan obat tertentu yang harus diminum secara berkala. 

Jika Anda didiagnosa menderita hipertensi maligna, sebaiknya ikuti anjuran dari dokter dengan teratur demi menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *